02 09 44
Helooooo... Welcome To Vicky Octalofa's Blog,,, Don't Forget To Follow and Leave Comment Yaaaa... *hug and little kiss from me* :* :D :)

Selasa, 08 November 2016

Bayi Makan Ragi, Apakah Aman?

Pada dasarnya, ragi atau gandum adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Ragi justru kaya akan protein dan mineral.
  • Ragi atau dikenal juga dengan sebutan 'Yeast' merupakan semacam tumbuh - tumbuhan bersel 1 yang tergolong dalam keluarga cendawan. 
  •  Ragi akan bekerja bila ditambahkan dengan gula dan kondisi suhu yang hangat. Kandungan karbondioksida yang dihasilkan akan membuat suatu adonan menjadi mengembang dan terbentuk pori - pori.
Tapi dengan cara kerja tersebut apakah aman jika dikonsumsi bayi dan anak2 balita?



Ternyata ini nih, manfaatnya :
1. Kaya Kalsium
Pada usia tumbuh kembang, anak-anak membutuhkan beberapa suplemen makanan untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat dan kuat. Ragi dapat menjadi pilihan (solusi) makanan terbaik.
2. Memiliki serat tinggi
Seringkali anak menghadapi kesulitan dalam mencerna semua jenis makanan. Dengan ragi, Anda tidak perlu berpikir dua kali. Kandungan serat dalam ragi membantu anak-anak untuk mencerna makanan mereka dengan mudah dan membuat sembelit mudah diatasi
3. Mencegah anemia
Di India, anemia merupakan masalah umum bagi perempuan dan anak. Ragi dengan biaya rendah, tetapi kaya akan komponen besi. Jika anak Anda menderita hemoglobin rendah, jangan masukan ragi ya dalam daftar diet rutinnya
4. Mengandung Tryptophan
Tryptophan yang dihadirkan oleh ragi dapat membuat mereka merasa santai dan mengembalikan energi mereka untuk bergerak. Sehingga dapat menenangkan para bayi dan membuat anak lebih energik. Jadi buat anak yg udah pada pada sekolah dgn segudang kegiatannya, roti2an yg mengandung ragi bisa lebih cepat membantu menghilangkan lelahnya ketimbang nasi.. tapi bukan berarti bawa bekal roti sudah cukup yaa. Tubuh jg butuh nutrisi yg lain kan..
5. Mencegah diabetes
Penelitian telah menunjukkan bahwa gen diabetes juga mulai bekerja pada anak-anak dari usia yang sangat dini. Oleh karena itu, selain skip gul-gar dibawah 1 tahun, asupan rutin ragi dapat menjaga anak-anak Anda dari risiko ini. 
6. Memperlancar laktasi
Para ibu menyusui juga disarankan untuk memiliki ragi secara teratur. Hal ini meningkatkan produksi susu dengan zat besi, kalsium dan protein komponen yang penting untuk perkembangan bayi.


Jenis Ragi
Ada 2, yang biasa kita lihat dipasaranyaitu ragi padat dan ragi kering.
Jenis ragi kering ini ada yang berbentuk butiran kecil - kecil dan ada juga yang berupa bubuk halus. Jenis ragi yang butirannya halus dan berwarna kecokelatan ini umumnya digunakan dalam pembuatan roti.
Sedangkan ragi padat yang bentuknya bulat pipih, sering di pakai dalam pembuatan tapai sehingga banyak orang menyebutnya dengan ragi tapai. 

Proses pembuatan ragi
Sebenarnya tidak ada kandungan yg aneh2 ya di dalam ragi. Cara membuat ragi pun juga dari bahan2 alami seperti umumnya dalam pembuatan panganan seperti tapai/tapai atau roti.

Ragi dibuat dari tepung beras, bawang putih dan kayu manis yang diaduk hingga halus, lalu disimpan dalam tempat yang gelap selama beberapa hari hingga terjadi proses fermentasi. Setelah tumbuh jamur yang berwarna putih susu kemudian ragi ini dijemur kembali hingga benar - benar kering. (Jika ragi kering, akan melalui proses kembali hinga berbentuk butiran2 kecil) Ragi padat memiliki aroma yang sangat tajam dengan aroma alkohol yang sangat khas. Ragi tapai banyak dijumpai dipasar tradisional.


Lain halnya dengan ragi kering jauh lebih praktis dalam penggunaannya. Aroma yang dihasilkannya pun juga tidak terlalu mencolok karena memang khusus untuk pembuatan roti. Hampir semua orang lebih suka menggunakan ragi kering karena tinggal dicampur dengan adonan. Ragi roti bisa diperoleh dipasar tradisional, swalayan, ataupun toko bahan kue ya sist..

Jadi jangan segan ya memberikan anak makanan yg mengandung ragi. Manfaatnya cukup banyak kan ternyata..


Kebetulan Lila suka banget makan roti2an. Kalo dia udah mulai males makan biasanya roti itu seperti mood booster a.k.a umpan. Jgn lupa selipin daging, sayur dan produk2 diary. Biar aji mumpung dikiit.. 😂
Sebisa mungkin roti nya bikin sendiri ya, andaikan terpaksa harus beli pun cek apa ada bahan pengawet atau kandungan2 yg tidak aman untuk pencernaan si kecil.
Biasanya aku bikin donat sendiri buat lila atau adonan donat itu dibuat aneh2 dari mulai bentuk hingga variasi toppingnya. Biar gak  bosen aja. Kenapa adonan donat? Karena bikin roti yg soft dan mudah kayaknya cuman donat yg bisa ditinggal2 pas ngolahnya hahaha. 

Tapi interval waktu ngasih rotinya biasanya 2 minggu sekali aja.. hehe jarang bikin soale. Tapi dengan artikel diatas bikin semangat buat rajin2 didapur deh kayaknya 😊
Punya anak bayi ini memang butuh waktu yaa buat rajin2 gitu yaa *padahal emang males aja 

Sekian review soal ragi, semoga terjawab ya semua keraguannya. Jadi lebih tenang dan plong kan.. Sebagai ibu muda saya pun sempat khawatir yang berlebihan kok soal ragi. That's normal mom... 

- voctalofa -






Cuma Ngingetin :)